Wednesday, March 20, 2013

Wisata Kota Tua

 
 
Hari menjelang malam ketika saya berjalan menyusuri jalanan di sekitar kota tua Jakarta, kesan seram begitu terasa ketika saya berjalan diantara gedung-gedung tua di kawasan ini, bentuk arsitektur gaya kolonial belanda masih dengan kokoh berdiri, dahulu bangunan-bangunan kuno ini pernah berfungsi sebagai bank, gedung pemerintahan, bahkan toko dan hingga saat ini masih ada beberapa gedung yang masih difungsikan contohnya stasiun Jakarta Kota yang dahulu dikenal sebagai stasiun Beos.
 
Kesan angker dan kumuh memang begitu terlihat dikawasan kota tua ini, banyak gedung-gedung peninggalan jaman belanda yang tidak terawat dengan baik dan terkesan diabaikan oleh pemerintah daerah, seharusnya pemerintah daerah memberikan  perhatian dan advokasi lebih besar terhadap gedung-gedung peninggalan kolonial.
 
Sebenarnya kalau mau jujur potensi wisata kota tua begitu besar mulai dari wisata sejarah sampai wisata budaya, pemerintah daerah dapat mencontoh pemerintah malaysia yang begitu concern dengan penataan kawasan kota tua mereka. Kota Melaka dahulu merupakan ibu kota Kesultanan Malaka dan pusat peradaban Melayu pada abad ke-15 dan 16 kota ini terakhir dikuasai oleh Inggris sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada Pemerintah Malaysia. 
 
Angin segar sepertinya mulai berhembus pada saat pemerintahan Gubernur Jokowi dan Basuki Tjahja Purnama, Rencananya pada 2013 ini, Pemprov DKI juga akan merevitalisasi kawasan Kota Tua untuk ditata agar lebih bisa menarik wisatawan dengan melakukan revitalisasi dan restorasi terhadap bangunan-bangunan yang sudah lapuk termakan jaman. Ada lima zona yang rencananya akan dilakukan revitalisasi yaitu Taman Fatahillan, Pelabuhan Sunda Kelapa, Pekojan, Pecinaan dan disekitar kawasan kota tua.
 
Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi Pemerintah Daerah DKI Jakarta dapat melaksanakan program revitalisasi kota tua untuk dapat menciptakan semakin banyak ruang publik kita tunggu.
 
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment